OUTDOOR BASED MANAGEMENT TRAINING

Pendekatan Experiential Learning adalah salah satu cara untuk dapat mendekatkan kenyataan dalam organisasi dengan melakukan kegiatan training yang berbasis pada pengalaman (Experience-Based). Belajar dari pengalaman adalah salah satu metode training yang dianggap sebagai alternatif metode pelatihan yang baik untuk materi leadership dan team development, personal development dan lain-lain. Metode ini semakin populer digunakan karena kesesuainnya dengan gaya hidup masyarakat yang semakin dekat dengan alam dan kebebasan.

Sebagai salah satu bentuk pelatihan, konsep ini telah cukup lama dikenal, namun mengkombinasikan metode ini dengan petualangan alam bebas adalah hal yang relatif baru di Indonesia. Disini pelatihan didesain agar peserta secara aktif melibatkan pikiran, tubuh, dan jiwa individu dalam usaha menemukan diri melalui tantangan yang melibatkan ranah intelektual, emosional, sosial, fisik, serta spiritual.

team buildingAlam atau ruang terbuka merupakan media atau sarana pelatihan yang non-konvensional. Ruang terbuka memberikan keleluasaan gerak fisik maupun mental bagi peserta. Situasi ini tentunya akan memberikan dampak yang berbeda. Dimana membuka peluang untuk pengalaman baru yang bukan permasalahan sehari-hari.

Banyak perusahan besar maupun perusahan skala kecil memanfaatkan metode pelatihan ini di dalam pengembangan SDM. Apa sebab metode ini sangat popular, jawabannya tidak lain kecuali adanya anggapan bahwa metode ini efektif di dalam membangun pemahaman terhadap sesuatu konsep dan membangun perilaku.

Mengapa metode OBMT banyak dipilih?
Metode inibanyak dipilih sebagai salah satu program pelatihan karena:

  • Metode ini adalah sebuah simulasi kehidupan komplek menjadi sederhana
  • Metode ini penuh kegembiraan karena dilakukan dengan permainan.
  • Metode ini menggunakan alam bebas sebagai media belajarnya.
  • Metode ini Memberikan keadaan, pengalaman, dan situasi yang nyata untuk mempelajari, menambah, mengasah, dan mengaplikasikan keterampilannya.
  • Kegiatan OBMT menyentuh 3 aspek: Kognitif, Afektif, dan Psikomotor, melibatkan stimulasi penggunaan logika dan pengetahuan, indera dan perasaan, gerak tubuh, serta melatih peran fungsional individu maupun kelompok.
  • Aktifitas-aktifitas dalam OBMT mengandung unsur pemecahan masalah (Problem Solving) dan berorientasi pada penemuan solusi dan pencapaian sasaran (Solution & Achievement Oriented).
Bagi peserta, perubahan suasana dari aktivitas rutin ke aktivitas yang mengandung olah tubuh di alam terbuka merupakan sesuatu yang menyegarkan. Kesegaran ini dibutuhkan untuk mempersiapkan kondisi psikologis yang siap mencerna materi-materi pelatihan agar pelatihan menjadi efektif

Apa Manfaat Outdoor Based Management Training ?

Metode pelatihan di alam terbuka ini terbukti efektif untuk tujuan-tujuan pelatihan yang berhubungan dengan perilaku (behaviour) seseorang, baik sebagai individu maupun dalam perannya ketika berinteraksi dengan kelompok.
Pengalaman para pembina pengembangan diri (personal development) menunjukkan bahwa individu yang mengembangkan kemampun inherennya (inner resources) melalui tantangan-tantangan mental dan fisik, selalu lebih siap untuk menghadapi apapun tantangan pekerjaan yang dihadapainya.

Bagi perusahaan, pelatihan ini membantu menyiapakan individu-individu yang ada di dalamya untuk berinteraksi membangun kinerja guna meningkatkan prestasi (performance).

Model ini sekaligus juga menjelaskan bahwa aktifitas luar ruang yang dilakukan semata-mata merupakan media. Bukan tujuan atau sasaran pelatihan.


JENARS ADVENTURINDO
Jalan Raya Tomohon 452, Kakaskasen Dua, Tomohon Utara - 95365, Sulut - Indonesia
Telp/fax: +62 431 3157154 E-mail : info@adventurindo.com